Peribahasa / Kotowaza
一生懸命
Melakukan sesuatu dengan sekuat tenaga atau berusaha sebaik mungkin.
mempertaruhkan nyawa seumur hidup
Jawaban Singkat
Melakukan sesuatu dengan sekuat tenaga atau berusaha sebaik mungkin.
- Gambaran Harfiah
- mempertaruhkan nyawa seumur hidup
- Pembanding Inggris
- With all one's might.
- Cara Memakai
- Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang mengerahkan upaya maksimal dalam belajar, bekerja, atau menyelesaikan tugas tertentu.
Arti
Ungkapan ini menggambarkan usaha menyelesaikan suatu tugas dengan dedikasi tinggi, seolah-olah nyawa menjadi taruhannya. Ini menandakan pengerahan segenap jiwa dan raga dalam suatu usaha dan memberikan segala yang dimiliki. Orang-orang menggunakannya untuk menyatakan fokus yang kuat dan kerja keras demi mencapai suatu tujuan.
Gambaran Harfiah
mempertaruhkan nyawa seumur hidup
Padanan Inggris
With all one's might.
Do one's best.
Put one's heart and soul into...
Cara Memakai
Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang mengerahkan upaya maksimal dalam belajar, bekerja, atau menyelesaikan tugas tertentu.
Nuansa
Memberi semangat dan positif, menyatakan dedikasi atau memuji kerja keras.
Contoh
来週の資格試験に合格するために、テレビもスマホも断って、毎日一生懸命勉強している。
Untuk lulus ujian sertifikasi minggu depan, saya berhenti menonton TV dan menggunakan ponsel pintar, dan saya belajar dengan sekuat tenaga setiap hari.
Shows the extreme dedication of cutting out distractions.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Kata majemuk empat karakter dengan kanji dasar yang menggambarkan pengerahan upaya maksimal.
一生
いっしょう / isshou
seumur hidup, sepanjang hidup
懸命
けんめい / kenmei
mempertaruhkan nyawa, keputusasaan, kegigihan
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Meskipun kanji harfiahnya melibatkan pertaruhan nyawa, ini hanyalah cara standar untuk mengatakan 'bekerja keras' dan tidak menyiratkan bahaya fisik yang sebenarnya.
Risiko Keliru
Jangan artikan ini sebagai ancaman nyata terhadap nyawa seseorang; ini murni berarti berusaha sebaik mungkin.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Awalnya ditulis sebagai 一所懸命 (isshokenmei). Ungkapan ini berasal dari zaman Kamakura pada abad pertengahan, ketika para samurai akan mempertahankan "satu bidang tanah" (一所) yang diberikan oleh tuan mereka dengan nyawa mereka. Pada akhirnya, ungkapan ini bermakna melakukan apa saja dengan dedikasi ekstrem yang mempertaruhkan nyawa. Seiring berjalannya waktu, pengucapan "issho" (satu tempat) menjadi tertukar dengan "isshou" (seumur hidup), yang mengarah pada ejaan 一生懸命, yang merupakan ejaan yang kita lihat sekarang.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.