Peribahasa / Kotowaza
浅き川も深く渡れ
Kerjakan tugas ringan atau mudah dengan tingkat kehati-hatian dan perhatian yang sama seperti tugas sulit.
Seberangilah sungai yang dangkal seolah-olah sungai itu dalam.
Jawaban Singkat
Kerjakan tugas ringan atau mudah dengan tingkat kehati-hatian dan perhatian yang sama seperti tugas sulit.
- Gambaran Harfiah
- Seberangilah sungai yang dangkal seolah-olah sungai itu dalam.
- Cara Memakai
- Gunakan ini saat menasihati seseorang untuk tetap fokus pada tugas rutin atau memperingatkan tentang bahaya meremehkan situasi yang terlihat mudah.
Arti
Meskipun sungai tampak dangkal, seseorang harus menyeberanginya dengan kewaspadaan yang sama seperti saat menyeberangi sungai yang dalam. Peribahasa ini menjadi pelajaran agar tidak pernah bersikap terlalu percaya diri atau ceroboh, bahkan saat menangani urusan yang sederhana atau sudah dikenal, karena meremehkan situasi dapat berujung pada kegagalan.
Gambaran Harfiah
Seberangilah sungai yang dangkal seolah-olah sungai itu dalam.
Cara Memakai
Gunakan ini saat menasihati seseorang untuk tetap fokus pada tugas rutin atau memperingatkan tentang bahaya meremehkan situasi yang terlihat mudah.
Nuansa
Peribahasa ini bersifat memperingatkan dan instruktif, dapat digunakan untuk menyarankan sikap berhati-hati.
Contoh
慣れた仕事でも気を抜かないようにしている。「浅き川も深く渡れ」という言葉を常に心がけているからだ
Saya berusaha untuk tidak kehilangan fokus bahkan pada tugas-tugas yang sudah biasa dilakukan. Hal ini karena saya selalu mengingat ungkapan 'seberangilah sungai yang dangkal seolah-olah sungai itu dalam'.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Penggunaan akhiran adjektiva klasik 'ki' dan bentuk imperatif 'watare' membuat tata bahasanya lebih tingkat lanjut daripada bahasa Jepang percakapan standar.
浅き
あさき / asaki
dangkal (bentuk klasik)
川
かわ / kawa
sungai
深く
ふかく / fukaku
secara mendalam / dalam (adverbia)
渡れ
わたれ / watare
seberangilah (imperatif)
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Ini adalah nasihat yang serius; menggunakannya untuk lelucon sepele dapat mengurangi dampaknya.
Risiko Keliru
Jangan menafsirkan ini hanya sebagai instruksi harfiah untuk menyeberangi sungai; ini adalah metafora untuk tugas atau situasi apa pun yang dapat memicu kecerobohan.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Peribahasa ini menekankan pentingnya kewaspadaan berdasarkan fakta bahwa orang terkadang bisa hanyut karena meremehkan sungai yang dangkal. Ini mengajarkan bahwa seseorang tidak boleh lengah, sesederhana apa pun kelihatannya suatu tugas.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.