KOTOWAZA.JEPANG.ORG

Peribahasa / Kotowaza

有りての厭い、亡くての偲び

Bacaanありてのいとい、なくてのしのびRomajiarite no itoi nakute no shinobi

Orang yang dianggap mengganggu saat masih hidup akan dirindukan setelah mereka tiada.

Muak saat ada, rindu saat tiada.

Jawaban Singkat

Orang yang dianggap mengganggu saat masih hidup akan dirindukan setelah mereka tiada.

Gambaran Harfiah
Muak saat ada, rindu saat tiada.
Cara Memakai
Ungkapan ini digunakan saat merenungkan penyesalan atau apresiasi baru yang dirasakan setelah seseorang meninggal dunia, membandingkan kekesalan di masa lalu dengan kerinduan saat ini.

Arti

Peribahasa ini menggambarkan sifat manusia yang cenderung gagal menghargai nilai seseorang saat mereka masih ada, karena lebih fokus pada kekurangan mereka. Baru setelah orang tersebut tiada, seseorang menyadari betapa pentingnya mereka dan merasakan kerinduan serta kehilangan yang mendalam. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sejati baru diakui melalui ketiadaan.

Gambaran Harfiah

Muak saat ada, rindu saat tiada.

Cara Memakai

Ungkapan ini digunakan saat merenungkan penyesalan atau apresiasi baru yang dirasakan setelah seseorang meninggal dunia, membandingkan kekesalan di masa lalu dengan kerinduan saat ini.

Nuansa

Reflektif dan penuh penyesalan, dapat digunakan dalam konteks sastra atau formal.

Contoh

01

生前は口うるさいと思っていた父だが、亡くなってみれば恋しい。有りての厭い、亡くての偲びだ。

Ayahku terasa sangat menyebalkan saat beliau masih hidup, tetapi sekarang setelah beliau tiada, aku merindukannya. Benar-benar 'muak saat ada, rindu saat tiada'.

Catatan Belajar

Kosakata Kunci

Perkiraan LevelN1Keyakinan: Sedang
Estimasi, bukan daftar resmi JLPT

Peribahasa ini menggunakan tata bahasa klasik (arite, nakute) dan kosakata sastra (itoi, shinobi), yang membuatnya jauh lebih sulit daripada bahasa Jepang percakapan sehari-hari.

有りて

ありて / arite

saat ada; saat hidup

厭い

いとい / itoi

muak; benci

亡くて

なくて / nakute

saat tiada; setelah meninggal

偲び

しのび / shinobi

kerinduan; kenangan manis

Profil Pemakaian

SastrawiMenasihati

Catatan pemakaian: Karena ungkapan ini menyiratkan bahwa seseorang telah meninggal, gunakanlah dengan hati-hati agar tidak terdengar tidak peka terhadap kehilangan tersebut.

Risiko Keliru

Meskipun makna harfiahnya menyiratkan kehilangan secara, ungkapan ini secara khusus digunakan untuk menggambarkan perasaan terhadap orang yang telah meninggal dunia.

Bisa Dicari Sebagai

有りての厭い、亡くての偲びありてのいとい、なくてのしのびarite no itoi nakute no shinobiaritenoitoinakutenoshinobiarite-no-itoi-nakute-no-shinobi有りての厭い、亡くての偲び ありてのいとい、なくてのしのび

Kanji dalam Peribahasa

Peribahasa Terkait

Entri tersedia灯台下暗しtodai moto kurashiSulit untuk menyadari hal-hal yang berada tepat di depan mata atau di dekat Anda.
Mirip喉元過ぎれば熱さを忘れる
Miripあるものの価値に気づかない
Berlawanan存在を大切にする

Asal-usul

Ungkapan ini berasal dari pengamatan psikologi manusia di mana individu gagal mengenali pentingnya seseorang saat mereka masih ada, dan baru menyadarinya setelah mereka kehilangan orang tersebut.

Index

Tema, Situasi, dan Tag

01

Tema

Sifat ManusiaHubungan SosialHidup dan Kesehatan
02

Situasi

Menggambarkan Sifat ManusiaMemberi Nasihat Hidup
03

Tag

⚔️Hidup dan Kebijaksanaan Umum❤️Hubungan👥Dinamika Sosial

Catatan Sumber

Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.

Diterbitkan
2026-03-15
Diperbarui
2026-05-08
Sumber 1: tomomi965.comSumber 2: tomomi965.comSumber 3: tomomi965.comTentang Sumber DataLaporkan Koreksi

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine