Peribahasa / Kotowaza
地獄の一丁目
Langkah pertama menuju situasi yang menghancurkan, tidak dapat diubah, atau mengerikan.
blok pertama neraka
Jawaban Singkat
Langkah pertama menuju situasi yang menghancurkan, tidak dapat diubah, atau mengerikan.
- Gambaran Harfiah
- blok pertama neraka
- Cara Memakai
- Digunakan untuk menggambarkan kesalahan kritis atau langkah pertama yang fatal yang mengarah pada kerusakan yang tidak dapat diubah, seperti mengambil utang berbahaya dengan ceroboh atau mengesahkan undang-undang yang merugikan.
Arti
Ungkapan ini menggambarkan tahap awal menuju kehancuran, kematian, atau penderitaan yang parah. Ini secara metaforis mewakili titik tanpa jalan kembali—begitu seseorang melangkah ke tahap ini, mereka berada di jalur di mana hanya penderitaan yang menanti dan tidak mungkin melarikan diri.
Gambaran Harfiah
blok pertama neraka
Cara Memakai
Digunakan untuk menggambarkan kesalahan kritis atau langkah pertama yang fatal yang mengarah pada kerusakan yang tidak dapat diubah, seperti mengambil utang berbahaya dengan ceroboh atau mengesahkan undang-undang yang merugikan.
Nuansa
Peringatan dan serius, menekankan konsekuensi yang parah.
Contoh
軽い気持ちで手を出した借金が、地獄の一丁目になるとは夢にも思わなかった。
Saya tidak pernah bermimpi bahwa utang yang saya ambil dengan ceroboh akan menjadi blok pertama neraka.
その法案が通れば、プライバシーの侵害が加速する。まさに地獄の一丁目に足を踏み入れるようなものだ。
Jika undang-undang itu disahkan, pelanggaran privasi akan semakin cepat. Itu benar-benar seperti melangkah ke blok pertama neraka.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Kosakatanya sederhana dan mudah dikenali, tetapi memahami penggunaan metaforis alamat kota untuk 'Neraka' memerlukan sedikit konteks idiomatik.
地獄
じごく / jigoku
neraka
一丁目
いっちょうめ / itchoume
blok pertama (dari suatu kota atau distrik)
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Ini adalah metafora yang kuat; hindari penggunaannya untuk kesalahan kecil sehari-hari.
Risiko Keliru
Jangan menafsirkan ini sebagai alamat fisik literal; ini murni metafora untuk awal dari situasi bencana yang tidak dapat dihindari.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Peribahasa ini berasal dari penerapan konsep alamat pertama ('1-chome') ke dunia akhirat neraka yang menakutkan. Ini secara metaforis menggambarkan garis batas yang putus asa di mana hanya penderitaan yang menanti dan tidak ada jalan keluar. Ini adalah ungkapan khas Jepang yang lahir dari penggabungan konsep tata kota zaman Edo dengan gagasan Buddha tentang neraka.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.