KOTOWAZA.JEPANG.ORG

Peribahasa / Kotowaza

風樹の歎

BacaanふうじゅのたんRomajifuju no tan

Penyesalan mendalam karena tidak sempat berbakti sebelum orang tua meninggal dunia.

ratapan pohon di tengah angin

Jawaban Singkat

Penyesalan mendalam karena tidak sempat berbakti sebelum orang tua meninggal dunia.

Gambaran Harfiah
ratapan pohon di tengah angin
Pembanding Inggris
A man’s desire to serve his parents is thwarted by their death
Cara Memakai
Digunakan saat mengungkapkan duka pribadi setelah kematian orang tua atau sebagai pengingat serius bagi orang lain untuk menghargai dan merawat orang tua selagi mereka masih hidup.

Arti

Ungkapan ini menggambarkan kesedihan dan penyesalan saat seseorang ingin merawat atau menghormati orang tuanya, namun mereka sudah tiada. 'Angin' melambangkan keinginan anak untuk mengabdi, sementara 'pohon' melambangkan orang tua yang sudah berpulang, menyiratkan bahwa waktu dan kesempatan tidak menunggu niat manusia.

Gambaran Harfiah

ratapan pohon di tengah angin

Padanan Inggris

01
Dekat✓ Ditinjau

A man’s desire to serve his parents is thwarted by their death

Cara Memakai

Digunakan saat mengungkapkan duka pribadi setelah kematian orang tua atau sebagai pengingat serius bagi orang lain untuk menghargai dan merawat orang tua selagi mereka masih hidup.

Nuansa

Merupakan ungkapan sastra dan formal yang digunakan dalam konteks serius atau suram.

Contoh

01

もっと親孝行をしておけばよかったと、父の葬儀の夜に風樹の歎が胸に迫った。

Di malam pemakaman ayahku, penyesalan 'fuju no tan' merasuk ke dalam hati, dan aku berharap telah menjadi anak yang lebih baik baginya.

02

成功してから恩返しをしようと思っていたが、その前に母が逝ってしまった。風樹の歎とはこのことだ。

Aku berencana untuk membalas budi ibu setelah aku sukses, tetapi dia meninggal sebelum itu. Inilah yang disebut 'fuju no tan'.

03

風樹の歎を味わわぬよう、親が元気なうちに感謝の気持ちを伝えておくべきだ。

Kamu harus mengungkapkan rasa terima kasihmu selagi orang tuamu masih sehat agar tidak perlu merasakan pahitnya 'fuju no tan' di kemudian hari.

Catatan Belajar

Kosakata Kunci

Perkiraan LeveladvancedKeyakinan: Tinggi
Estimasi, bukan daftar resmi JLPT

Kosakata 'fuju' dan 'tan' bersifat sastra, dan frasa ini mengikuti struktur klasik yang berasal dari sastra Tiongkok.

風樹

ふうじゅ / fuju

pohon di tengah angin (melambangkan orang tua)

たん / tan

ratapan atau duka

親孝行

おやこうこう / oyakoko

bakti kepada orang tua; menjadi anak yang baik bagi orang tua

Profil Pemakaian

SastrawiMenasihatiPeringatan

Catatan pemakaian: Karena membawa nada duka dan penyesalan yang mendalam, gunakanlah dengan hati-hati saat berbicara dengan seseorang yang baru saja kehilangan orang tua.

Risiko Keliru

Jangan gunakan ini untuk penyesalan; ungkapan ini dikhususkan untuk penyesalan yang berkaitan dengan kematian orang tua.

Bisa Dicari Sebagai

風樹の歎ふうじゅのたんfuju no tanfujunotanfuju-no-tan

Kanji dalam Peribahasa

Peribahasa Terkait

Entri tersedia後悔先に立たずkoukai saki ni tatazuMenyesali sesuatu setelah terjadi adalah sia-sia karena tidak bisa diubah kembali.
Mirip親孝行したい時には親はなし

Asal-usul

Ungkapan ini berasal dari klasik Tiongkok Han Shi Wai Zhuan (Ilustrasi Sekolah Puisi Han). Ini menggambarkan pertemuan di mana Konfusius bertemu dengan seorang pria yang menangis di pinggir jalan. Pria itu menjelaskan bahwa dia telah meninggalkan rumah untuk belajar dan bepergian, mengabaikan tugasnya sebagai seorang anak, hanya untuk kembali dan mendapati orang tuanya telah meninggal. Dia meratap: 'Pohon ingin diam, tetapi angin tidak berhenti; anak ingin merawat orang tuanya, tetapi orang tua tidak menunggu' (樹静かならんと欲すれども風止まず、子養わんと欲すれども親待たず).

Index

Tema, Situasi, dan Tag

01

Tema

Keluarga dan Rumah TanggaHidup dan KesehatanSebab dan Akibat
02

Situasi

Memberi Nasihat HidupMemperingatkan Seseorang
03

Tag

⚔️Hidup dan Kebijaksanaan Umum❤️Hubungan🧠Filsafat

Catatan Sumber

Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.

Diterbitkan
2026-03-19
Diperbarui
2026-05-08
Sumber 1: tomomi965.comSumber 2: tomomi965.comTentang Sumber DataLaporkan Koreksi

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine