KOTOWAZA.JEPANG.ORG

Peribahasa / Kotowaza

栄耀の餅の皮

BacaanえいようのもちのかわRomajieiyo no mochi no kawa

Menjadi terbiasa dengan kemewahan sehingga memperlakukan barang yang dulunya berharga dengan acuh tak acuh atau sembrono.

Mengupas kulit kue moci karena kemewahan

Jawaban Singkat

Menjadi terbiasa dengan kemewahan sehingga memperlakukan barang yang dulunya berharga dengan acuh tak acuh atau sembrono.

Gambaran Harfiah
Mengupas kulit kue moci karena kemewahan
Cara Memakai
Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menjadi manja oleh keadaan mereka atau untuk memperingatkan terhadap hilangnya rasa penghargaan yang menyertai peningkatan kekayaan dan status.

Arti

Ungkapan ini menggambarkan keadaan di mana kekayaan dan kelimpahan menjadi hal yang lumrah, sehingga seseorang kehilangan rasa syukur dan nilai terhadap segala sesuatu. Ini melukiskan seseorang yang menganggap barang atau pengalaman berkualitas tinggi sebagai hal sepele atau dapat dibuang karena terlalu terpapar kemewahan.

Gambaran Harfiah

Mengupas kulit kue moci karena kemewahan

Cara Memakai

Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menjadi manja oleh keadaan mereka atau untuk memperingatkan terhadap hilangnya rasa penghargaan yang menyertai peningkatan kekayaan dan status.

Nuansa

Nadanya bersifat peringatan dan kritis terhadap perilaku boros atau tidak berterima kasih.

Contoh

01

子どもの頃は特別なごちそうだったケーキも、今では残すことがある。まさに栄耀の餅の皮だ。

Kue yang dulu merupakan hidangan istimewa saat aku kecil, sekarang terkadang dibiarkan tidak habis. Benar-benar 'eiyo no mochi no kawa'.

02

贅沢な生活に慣れた彼は、高級料理店のコースも半分残してしまう。栄耀の餅の皮とはこういうことを言うのだろう。

Karena terbiasa hidup mewah, dia menyisakan separuh menu kursus bahkan di restoran mahal. Kurasa inilah yang dimaksud dengan 'eiyo no mochi no kawa'.

03

豊かになると、以前はありがたかった品々も当然のものとして扱うようになる。栄耀の餅の皮という言葉を忘れてはいけない。

Begitu kita menjadi kaya, kita mulai menganggap barang-barang yang dulu kita syukuri sebagai hal yang biasa saja. Kita tidak boleh melupakan ungkapan 'eiyo no mochi no kawa'.

Catatan Belajar

Kosakata Kunci

Perkiraan LevelN1Keyakinan: Tinggi
Estimasi, bukan daftar resmi JLPT

Menggunakan istilah sastra 'eiyo' (kemewahan) dan citra idiomatik yang memerlukan konteks untuk dipahami sebagai metafora pemborosan.

栄耀

えいよう / eiyo

kemewahan / kemegahan

もち / mochi

kue moci

かわ / kawa

kulit / lapisan luar

粗末に扱う

そまつにあつかう / somatsu ni atsukau

memperlakukan dengan sembrono / menyia-nyiakan

Profil Pemakaian

SastrawiPeringatanKritis

Catatan pemakaian: Ini adalah ungkapan kritis; menggunakannya langsung terhadap perilaku seseorang dapat dianggap sebagai teguran keras.

Risiko Keliru

Jangan menafsirkan ini sebagai petunjuk harfiah tentang cara makan moci; tindakan 'mengupas' kulitnya adalah metafora untuk pemborosan yang ekstrem.

Bisa Dicari Sebagai

栄耀の餅の皮えいようのもちのかわeiyo no mochi no kawaeiyonomochinokawaeiyo-no-mochi-no-kawa栄耀に餅の皮を剥く

Kanji dalam Peribahasa

Peribahasa Terkait

Mirip飽食暖衣
Mirip贅沢は敵
Berlawanan粗衣粗食
Berlawanan質素倹約

Asal-usul

Istilah 'eiyo' (栄耀) mengacu pada kemewahan atau kemegahan. Dalam sejarah Jepang, moci (kue beras) dianggap sebagai hidangan istimewa yang hanya disajikan pada 'hare no hi' (hari perayaan). Ungkapan ini menggambarkan keadaan seseorang yang begitu kaya raya sehingga dia mengupas dan membuang bahkan kulit luar moci yang tipis daripada memakannya. Ini berfungsi sebagai peringatan bahwa ketika kemewahan menjadi kebiasaan, rasa syukur atas apa yang berharga cenderung memudar.

Index

Tema, Situasi, dan Tag

01

Tema

Uang dan KerjaSifat ManusiaBatas dan Keseimbangan
02

Situasi

Memberi Nasihat HidupMemperingatkan SeseorangMenggambarkan Sifat Manusia
03

Tag

💰Uang dan Bisnis⚔️Hidup dan Kebijaksanaan Umum⚠️Peringatan dan Kehati-hatian

Catatan Sumber

Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.

Diterbitkan
2026-03-19
Diperbarui
2026-05-08
Sumber 1: tomomi965.comTentang Sumber DataLaporkan Koreksi

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine