KOTOWAZA.JEPANG.ORG

Peribahasa / Kotowaza

挨拶は時の氏神

BacaanあいさつはときのうじがみRomajiaisatsu wa toki no ujigami

Orang yang menengahi konflik atau perselisihan adalah sosok yang sangat berharga dan membantu.

Penengah adalah dewa pelindung pada saat itu.

Jawaban Singkat

Orang yang menengahi konflik atau perselisihan adalah sosok yang sangat berharga dan membantu.

Gambaran Harfiah
Penengah adalah dewa pelindung pada saat itu.
Cara Memakai
Digunakan untuk mengakui atau mengungkapkan rasa terima kasih kepada seseorang yang berhasil menengahi perselisihan. Berlaku saat campur tangan yang tenang dari sosok yang dihormati mencegah konflik memanas.

Arti

Peribahasa ini menekankan bahwa pihak ketiga yang melerai pertengkaran bertindak sebagai pelindung bagi pihak-pihak yang terlibat. Kedatangan mediator yang tepat waktu ini diibaratkan seperti dewa pelindung setempat (Ujigami) yang membawa perdamaian dan penyelesaian pada situasi yang tegang.

Gambaran Harfiah

Penengah adalah dewa pelindung pada saat itu.

Cara Memakai

Digunakan untuk mengakui atau mengungkapkan rasa terima kasih kepada seseorang yang berhasil menengahi perselisihan. Berlaku saat campur tangan yang tenang dari sosok yang dihormati mencegah konflik memanas.

Nuansa

Apresiatif dan hormat, dapat digunakan dalam konteks sastra atau formal.

Contoh

01

口論が始まりかけた二人の間に、先輩が穏やかに割って入って場を収めてくれた。まさに挨拶は時の氏神だ。

Seorang kolega senior dengan tenang menengahi dua orang yang hampir bertengkar dan menenangkan situasi. Benar-benar seorang penengah ibarat dewa pelindung pada saat itu.

Catatan Belajar

Kosakata Kunci

Perkiraan LevelN2Keyakinan: Sedang
Estimasi, bukan daftar resmi JLPT

Menggunakan kata 'aisatsu' dalam arti historisnya sebagai mediasi, bukan makna modernnya sebagai sapaan. Juga membutuhkan pengetahuan tentang istilah khusus 'ujigami'.

挨拶

あいさつ / aisatsu

mediasi; perantara (historis)

時の

ときの / toki no

pada saat itu; tepat waktu

氏神

うじがみ / ujigami

dewa pelindung setempat

Profil Pemakaian

SastrawiMenenangkan

Catatan pemakaian: Kata 'aisatsu' di sini bukan berarti 'halo' atau 'selamat tinggal'; ini merujuk secara khusus pada tindakan menengahi.

Risiko Keliru

Pembelajar mungkin menganggap peribahasa ini tentang pentingnya sapaan harian, tetapi sebenarnya menggambarkan nilai dari pendamai pihak ketiga.

Bisa Dicari Sebagai

挨拶は時の氏神あいさつはときのうじがみaisatsu wa toki no ujigamiaisatsuwatokinoujigamiaisatsu-wa-toki-no-ujigami

Kanji dalam Peribahasa

Asal-usul

Istilah 'aisatsu' (挨拶) awalnya adalah istilah Buddhisme Zen yang merujuk pada dialog antara guru dan murid untuk menguji tingkat pencerahan spiritual sang murid. Makna ini akhirnya berkembang menjadi 'mediasi' atau 'perantara.' 'Ujigami' (氏神) merujuk pada dewa yang melindungi tanah atau orang tertentu. Peribahasa ini menyamakan orang yang menengahi konflik dengan dewa pelindung yang muncul di saat kritis.

Index

Tema, Situasi, dan Tag

01

Tema

Konflik dan KerukunanHubungan Sosial
02

Situasi

Mendamaikan KonflikMemberi Nasihat Hidup
03

Tag

❤️Hubungan👥Dinamika Sosial🎌Budaya Jepang

Catatan Sumber

Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.

Diterbitkan
2026-03-15
Diperbarui
2026-05-08
Sumber 1: tomomi965.comTentang Sumber DataLaporkan Koreksi

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine