Peribahasa / Kotowaza
愛別離苦
Penderitaan dan kesedihan karena berpisah dengan orang yang dicintai, baik karena kehidupan maupun kematian.
penderitaan karena berpisah dengan mereka yang dicintai
Jawaban Singkat
Penderitaan dan kesedihan karena berpisah dengan orang yang dicintai, baik karena kehidupan maupun kematian.
- Gambaran Harfiah
- penderitaan karena berpisah dengan mereka yang dicintai
- Cara Memakai
- Ungkapan ini digunakan dalam konteks serius atau sastra untuk menggambarkan kesedihan mendalam atau pergulatan emosional setelah perpisahan yang signifikan atau kehilangan seseorang yang dekat.
Arti
Merujuk pada penderitaan emosional mendalam akibat perpisahan dengan keluarga, pasangan, atau teman. Sebagai salah satu dari "Delapan Penderitaan" dalam ajaran Buddha, ungkapan ini menyoroti rasa sakit yang timbul dari kemelekatan dalam dunia yang tidak kekal.
Gambaran Harfiah
penderitaan karena berpisah dengan mereka yang dicintai
Cara Memakai
Ungkapan ini digunakan dalam konteks serius atau sastra untuk menggambarkan kesedihan mendalam atau pergulatan emosional setelah perpisahan yang signifikan atau kehilangan seseorang yang dekat.
Nuansa
Istilah formal Buddha yang digunakan dalam perenungan serius tentang hidup dan mati.
Contoh
長年連れ添った妻に先立たれ、彼は愛別離苦の淵に沈んでいる。
Karena ditinggal mati oleh istri yang telah menemaninya selama bertahun-tahun, ia tenggelam dalam lubang penderitaan akibat perpisahan.
人生には出会いがあれば別れもあるが、愛別離苦の痛みだけは何度経験しても慣れるものではない。
Dalam hidup, di mana ada pertemuan pasti ada perpisahan, tetapi rasa sakit karena berpisah dengan orang tercinta adalah sesuatu yang tidak akan pernah terbiasa, tidak peduli seberapa dialami.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Ini adalah idiom empat karakter (yojijukugo) yang terdiri dari kanji formal dan berasal dari filosofi Buddha.
愛
あい / ai
cinta; orang yang dicintai
別
べつ / betsu
perpisahan
離
り / ri
meninggalkan; pelepasan
苦
く / ku
penderitaan; rasa sakit
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Sebagai istilah Buddha yang berat, ungkapan ini harus digunakan dengan menghormati kesedihan mendalam yang digambarkan.
Risiko Keliru
Ungkapan ini secara khusus menggambarkan perpisahan dengan seseorang yang Anda cintai; bukan untuk ketidaknyamanan atau perpisahan dengan hal atau orang yang tidak Anda sukai.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Berasal dari ajaran Buddha tentang "Shiku Hakku" (Empat Penderitaan dan Delapan Penderitaan). Istilah ini diidentifikasi sebagai salah satu dari delapan penderitaan mendasar yang tidak dapat dihindari manusia, mewakili bentuk puncak dari penderitaan mental. Ajaran tersebut menunjukkan bahwa karena segala sesuatu terus berubah (Shogyo Mujo), kemelekatan yang dirasakan orang terhadap orang yang dicintai justru lah yang membuat perpisahan akhirnya terasa begitu menyakitkan.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.