Peribahasa / Kotowaza
自暴自棄
Menjadi putus asa dan bertindak sembrono karena segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana.
Memperlakukan diri sendiri dengan kasar dan menelantarkan diri sendiri.
Jawaban Singkat
Menjadi putus asa dan bertindak sembrono karena segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana.
- Gambaran Harfiah
- Memperlakukan diri sendiri dengan kasar dan menelantarkan diri sendiri.
- Cara Memakai
- Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang telah putus asa dan berperilaku sembrono karena kemunduran, kegagalan, atau patah hati.
Arti
Idiom empat karakter ini menggambarkan keadaan psikologis putus asa di mana seseorang merasa bahwa tidak ada lagi yang penting. Karena segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan mereka, mereka menyerah pada kesejahteraan mereka sendiri dan berperilaku merusak diri sendiri. Ini menunjuk pada tindakan menelantarkan diri sendiri setelah menghadapi kemunduran atau kekecewaan yang parah.
Gambaran Harfiah
Memperlakukan diri sendiri dengan kasar dan menelantarkan diri sendiri.
Cara Memakai
Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang telah putus asa dan berperilaku sembrono karena kemunduran, kegagalan, atau patah hati.
Nuansa
Kritis tetapi empatik; ini bertindak sebagai peringatan agar tidak membiarkan keputusasaan menghancurkan masa depan seseorang.
Contoh
失敗が続いても、自暴自棄になってはいけない。
Bahkan jika kamu terus gagal, kamu tidak boleh menyerah pada keputusasaan.
彼は失恋のショックで自暴自棄になっている。
Dia bertindak sembrono karena syok akibat patah hati.
自暴自棄な生活を改め、再出発する。
Saya akan mengubah gaya hidup sembrono saya dan memulai yang baru.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Menggunakan kosakata dan kanji Sino-Jepang formal untuk menggambarkan keadaan emosi yang kompleks.
自暴
じぼう / jibou
memperlakukan diri sendiri dengan buruk; kesembronoan
自棄
じき / jiki
menelantarkan diri sendiri; keputusasaan
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Menyiratkan penilaian kuat bahwa orang tersebut berperilaku merusak dan perlu mempertimbangkan kembali tindakannya.
Risiko Keliru
Jangan gunakan untuk menggambarkan kesedihan atau tangisan biasa; ini secara khusus menunjukkan perilaku sembrono atau merusak diri sendiri yang lahir dari sikap menyerah pada diri sendiri.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Idiom ini berasal dari perkataan filsuf Tiongkok Mensius. Dalam konteks ini, "jibou" (自暴) mengacu pada memperlakukan diri sendiri dengan kasar atau buruk, sedangkan "jiki" (自棄) berarti menelantarkan diri sendiri.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.