Peribahasa / Kotowaza
火の車
Keadaan kesulitan keuangan yang parah atau berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.
sebuah kereta yang menyala
Jawaban Singkat
Keadaan kesulitan keuangan yang parah atau berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.
- Gambaran Harfiah
- sebuah kereta yang menyala
- Cara Memakai
- Dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi yang mendesak, seperti bisnis yang berada di ambang kebangkrutan atau rumah tangga yang tidak mampu membayar tagihan.
Arti
Istilah ini menggambarkan situasi di mana rumah tangga, bisnis, atau individu berada dalam kesulitan finansial yang berat. Ini merujuk pada perjuangan mengelola pengeluaran saat dana sangat menipis. Istilah ini berasal dari citra Buddha tentang kereta api yang menyala untuk mengangkut pendosa ke neraka, yang kemudian menjadi metafora bagi 'panasnya' penderitaan finansial.
Gambaran Harfiah
sebuah kereta yang menyala
Cara Memakai
Dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi yang mendesak, seperti bisnis yang berada di ambang kebangkrutan atau rumah tangga yang tidak mampu membayar tagihan.
Nuansa
Nada bicaranya serius dan menunjukkan keadaan krisis atau keputusasaan.
Contoh
家計が火の車で、毎月のやりくりに頭を悩ませている。
Anggaran rumah tangga sedang dalam kesulitan besar, dan saya berjuang setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
会社の経営は火の車で、いつ倒産してもおかしくない状態だ。
Pengelolaan perusahaan berada dalam kondisi putus asa, dan bisa bangkrut kapan saja.
出費がかさんで火の車だが、なんとか乗り越えなければならない。
Dengan biaya yang menumpuk, keuangan kami berada dalam krisis, tetapi kami harus menemukan cara untuk melaluinya.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Kanji untuk api dan mobil sangat sederhana, tetapi penerapan metaforis dari istilah Buddha ke dalam bidang keuangan membuat ekspresi ini kurang transparan bagi pemula.
火
ひ / hi
api
車
くるま / kuruma
mobil atau kereta
やりくり
やりくり / yarikuri
mengelola atau mengatur keuangan
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Ini adalah ekspresi kuat tentang krisis keuangan; menggunakannya untuk kekurangan kecil yang bersifat sementara mungkin terdengar berlebihan.
Risiko Keliru
Jangan menafsirkan ini secara harfiah sebagai kendaraan yang terbakar; fokusnya adalah pada kesulitan ekstrem dalam pengelolaan keuangan.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal Usul
Istilah ini berasal dari deskripsi Buddha tentang neraka, khususnya kereta api yang menyala (Kasha) yang membawa orang-orang berdosa yang menumpuk perbuatan jahat selama hidup mereka. Citra terjebak dalam kendaraan penderitaan yang terbakar ini akhirnya diterapkan pada 'panas' dan rasa sakit dari kesulitan keuangan yang parah dan perjuangan untuk mengelola utang.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.