Peribahasa / Kotowaza
蛇ににらまれた蛙
Terpaku karena takut saat menghadapi lawan yang kuat atau situasi yang mengerikan.
Seekor katak yang dipelototi oleh ular
Jawaban Singkat
Terpaku karena takut saat menghadapi lawan yang kuat atau situasi yang mengerikan.
- Gambaran Harfiah
- Seekor katak yang dipelototi oleh ular
- Cara Memakai
- Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menjadi kaku, terdiam, atau tidak berdaya karena kegugupan yang luar biasa, rasa takut, atau karena tertekan oleh atasan.
Arti
Ungkapan ini menggambarkan keadaan di mana seseorang merasa sangat terintimidasi oleh musuh yang kuat atau tugas yang berat sehingga ia benar-benar tidak bisa bergerak atau bertindak. Ini merujuk pada perilaku biologis di mana seekor katak membeku saat berhadapan dengan pemangsa seperti ular, tidak mampu melarikan diri dari tatapannya.
Gambaran Harfiah
Seekor katak yang dipelototi oleh ular
Cara Memakai
Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menjadi kaku, terdiam, atau tidak berdaya karena kegugupan yang luar biasa, rasa takut, atau karena tertekan oleh atasan.
Nuansa
Ungkapan ini bersifat deskriptif dan dapat digunakan untuk mencirikan keadaan tidak berdaya atau terpaku.
Contoh
大勢の観客を前に、蛇ににらまれた蛙のように固まってしまった。
Di depan penonton yang banyak, saya terpaku seperti seekor katak yang dipelototi oleh ular.
上司の厳しい叱責に、蛇ににらまれた蛙のように何も言い返せなかった。
Di bawah omelan keras atasan saya, saya seperti seekor katak yang dipelototi oleh ular dan tidak bisa membalas sepatah kata pun.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Menggunakan kosakata dasar (ular, katak), tetapi memerlukan pemahaman tentang bentuk kata kerja pasif 'niramareta' dan penggunaan idiomatisnya.
蛇
へび / hebi
ular
にらむ
にらむ / niramu
melotot; memandang dengan tajam
蛙
かえる / kaeru
katak
固まる
かたまる / katamaru
membeku; menjadi kaku
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Ungkapan ini menyoroti kelemahan seseorang atau kurangnya kendali dalam suatu situasi.
Risiko Keliru
Jangan gunakan ini untuk menggambarkan kedinginan fisik; ini secara khusus merujuk pada perasaan terpaku karena tekanan psikologis atau rasa takut.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Ungkapan ini berasal dari hubungan pemangsa dan mangsa antara ular dan katak. Karena ular memangsa katak, seekor katak menjadi membeku ketakutan saat dipelototi oleh ular, sehingga tidak dapat melarikan diri. Gambaran alami ini digunakan untuk menggambarkan manusia yang merasa terpaku secara fisik atau mental saat menghadapi sesuatu yang menakutkan atau luar biasa.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.