Peribahasa / Kotowaza
言語道断
Ungkapan yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat keterlaluan, tidak masuk akal, atau tidak termaafkan sehingga tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.
jalan kata-kata terputus
Jawaban Singkat
Ungkapan yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat keterlaluan, tidak masuk akal, atau tidak termaafkan sehingga tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.
- Gambaran Harfiah
- jalan kata-kata terputus
- Cara Memakai
- Ungkapan ini digunakan saat mengkritik perilaku, kelalaian, atau situasi absurd yang memicu ketidakpercayaan atau kemarahan yang kuat. Ini dapat diterapkan pada tindakan yang melanggar norma sosial atau akal sehat.
Arti
Awalnya merupakan istilah Buddha yang merujuk pada kebenaran yang begitu dalam hingga melampaui penjelasan verbal, kini ungkapan ini digunakan untuk menyatakan kecaman atau kemarahan yang kuat. Ungkapan ini menggambarkan perilaku atau situasi yang sama sekali tidak dapat diterima, memalukan, atau mustahil. Meskipun pernah digunakan untuk memuji sesuatu sebagai hal yang luar biasa indah, penggunaan tersebut kini langka dan dianggap kuno.
Gambaran Harfiah
jalan kata-kata terputus
Cara Memakai
Ungkapan ini digunakan saat mengkritik perilaku, kelalaian, atau situasi absurd yang memicu ketidakpercayaan atau kemarahan yang kuat. Ini dapat diterapkan pada tindakan yang melanggar norma sosial atau akal sehat.
Nuansa
Sangat kritis dan marah; membawa bobot formal dan serius saat digunakan untuk mengecam tindakan.
Contoh
罪のない人々を騙して金品を巻き上げるなど、言語道断な行為だ。
Menipu orang-orang tidak bersalah demi uang dan barang adalah tindakan yang sangat keterlaluan.
会議中に居眠りをするとは、社会人として言語道断だ。
Tidur saat rapat adalah hal yang tidak termaafkan bagi seorang profesional.
あれだけの才能を持ちながら努力を怠るとは、言語道断としか言いようがない。
Mengabaikan usaha padahal memiliki bakat sebesar itu hanya bisa digambarkan sebagai hal yang tidak masuk akal.
人の失敗を嘲笑うような態度は、言語道断である。
Sikap menertawakan kegagalan orang lain sama sekali tidak dapat diterima.
(古い用法)彼の行いは、言葉では言い尽くせないほど立派で、まさに言語道断の功績だ。
(Penggunaan kuno) Tindakannya begitu mulia hingga tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata; itu benar-benar pencapaian yang luar biasa.
Perhatikan nuansa positif dalam penggunaan kuno ini.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Meskipun kanji individunya cukup mudah dipahami, ini adalah gabungan empat karakter formal (yojijukugo) yang digunakan dalam konteks sosial dan kritis tertentu.
言語
げんご / gengo
bahasa; ucapan; kata-kata
道
どう / dou
jalan; cara; metode
断
だん / dan
memotong; memutuskan; menghentikan
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Ini adalah istilah kecaman yang sangat kuat; gunakan hanya saat situasi benar-benar tidak dapat diterima, karena bisa terdengar sangat kasar.
Risiko Keliru
Jangan menganggap ini sebagai istilah netral untuk 'tidak terlukiskan'; dalam bahasa Jepang modern, ini menyiratkan konteks negatif atau memalukan.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Istilah 'gongododan' berasal dari terminologi Buddha. Secara harfiah berarti bahwa 'jalan' (metode) dari 'kata-kata' itu 'terputus' atau terhalang. Dalam ajaran Buddha, ini merujuk pada keadaan di mana kebenaran Dharma yang mendalam atau keadaan pencerahan begitu dalam sehingga tidak dapat diungkapkan melalui bahasa manusia. Teks-teks Buddha awal seperti 'Hokke Gengi' (Kedalaman Sutra Teratai) dan 'Keshukyo' (Sutra Karangan Bunga) memuat contoh-contoh penggunaan asli ini, di mana istilah tersebut membawa nuansa positif sebagai 'sangat mendalam' atau 'melampaui kata-kata'. Seiring berjalannya waktu, frasa ini bergeser dari arti 'terlalu indah untuk kata-kata' menjadi 'terlalu buruk untuk kata-kata', yang merupakan makna utamanya saat ini.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.