Peribahasa / Kotowaza
穴があったら入りたい
Malu sekali sampai rasanya ingin bersembunyi atau menghilang.
Jika ada lubang, aku ingin masuk ke dalamnya.
Jawaban Singkat
Malu sekali sampai rasanya ingin bersembunyi atau menghilang.
- Gambaran Harfiah
- Jika ada lubang, aku ingin masuk ke dalamnya.
- Cara Memakai
- Digunakan ketika seseorang membuat kesalahan di depan, mendapati kesalahpahaman konyol yang ditunjukkan oleh orang lain, atau teringat kenangan masa lalu yang memalukan.
Arti
Ungkapan ini digunakan untuk menggambarkan rasa malu yang sangat besar. Ini menyampaikan keinginan untuk bersembunyi dari pandangan orang lain, bahkan jika itu berarti merayap ke dalam lubang kecil di tanah untuk melarikan diri dari situasi tersebut.
Gambaran Harfiah
Jika ada lubang, aku ingin masuk ke dalamnya.
Cara Memakai
Digunakan ketika seseorang membuat kesalahan di depan, mendapati kesalahpahaman konyol yang ditunjukkan oleh orang lain, atau teringat kenangan masa lalu yang memalukan.
Nuansa
Dapat digunakan dengan cara merendahkan diri sendiri atau humor saat menggambarkan rasa malu sendiri.
Contoh
大勢の前で名前を間違えてしまい、穴があったら入りたい気分だ。
Saya salah menyebut nama seseorang di depan banyak orang; rasanya ingin masuk ke dalam lubang saja.
自分の勘違いだと指摘され、穴があったら入りたいほど恥ずかしかった。
Saya sangat malu sampai ingin masuk ke dalam lubang setelah seseorang menunjukkan kesalahpahaman saya.
昔の恋文を読み返すと、恥ずかしさで穴があったら入りたい。
Saat saya membaca kembali surat cinta lama saya, rasa malunya membuat saya ingin masuk ke dalam lubang saja.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Menggunakan tata bahasa pengandaian dasar (-tara) dan bentuk keinginan (-tai) dengan kosakata dasar, meskipun ungkapannya bersifat idiomatis.
穴
あな / ana
lubang
あったら
attara
jika ada
入りたい
はいりたい / hairitai
ingin masuk
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Ini terutama digunakan untuk menggambarkan perasaan malu diri sendiri; menggunakannya untuk orang lain mungkin terdengar terlalu kritis atau mengejek tergantung pada konteksnya.
Risiko Keliru
Jangan menganggapnya sebagai permintaan harfiah untuk mencari lubang atau gua; ini adalah ekspresi kiasan untuk rasa malu secara sosial.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Ungkapan ini berasal dari keadaan psikologis saat seseorang sangat malu sehingga merasa tidak ada tempat untuk bersembunyi, yang membuat mereka berharap ada lubang kecil sekalipun di tanah agar mereka bisa masuk dan menghilang.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.