Peribahasa / Kotowaza
地震雷火事親父
Daftar empat hal yang paling menakutkan secara tradisional.
Gempa bumi, petir, kebakaran, ayah.
Jawaban Singkat
Daftar empat hal yang paling menakutkan secara tradisional.
- Gambaran Harfiah
- Gempa bumi, petir, kebakaran, ayah.
- Cara Memakai
- Digunakan untuk menyebutkan hal-hal menakutkan yang klasik, atau untuk menekankan betapa menakutkannya seorang ayah yang keras dengan membandingkan kemarahannya dengan bencana alam.
Arti
Ungkapan ini mendaftar empat sumber ketakutan klasik, yang secara historis diurutkan berdasarkan persepsi bahayanya. Ungkapan ini mengelompokkan ketidakpastian dan daya hancur bencana alam—gempa bumi, petir, dan kebakaran—bersama dengan kemarahan seorang ayah yang keras.
Gambaran Harfiah
Gempa bumi, petir, kebakaran, ayah.
Cara Memakai
Digunakan untuk menyebutkan hal-hal menakutkan yang klasik, atau untuk menekankan betapa menakutkannya seorang ayah yang keras dengan membandingkan kemarahannya dengan bencana alam.
Nuansa
Membawa nada yang sedikit humoris atau bernostalgia saat ini, karena konsep ayah yang ditakuti secara universal terasa seperti peninggalan masa lalu.
Contoh
昔から「地震雷火事親父」と言って怖いものの代名詞とされてきたが、最近は親父の権威も薄れてきた。
Secara historis, 'gempa bumi, petir, kebakaran, ayah' telah digunakan sebagai sinonim untuk hal-hal yang menakutkan, namun akhir-akhir ini otoritas ayah telah memudar.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Menggunakan kosakata dasar untuk fenomena alam dan keluarga, tetapi urutan khusus dan konteks idiomatisnya memerlukan penghafalan.
地震
じしん / jishin
gempa bumi
雷
かみなり / kaminari
petir, guruh
火事
かじ / kaji
kebakaran
親父
おやじ / oyaji
ayah, pria tua
Profil Pemakaian
Risiko Keliru
Meskipun 'oyaji' secara harfiah berarti 'ayah', dalam konteks modern, hal ini dapat terdengar kuno atau lucu jika dianggap sebagai ancaman serius dibandingkan dengan bencana alam yang sebenarnya.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Berasal dari zaman Edo, ungkapan ini mendaftar apa yang paling ditakuti orang-orang pada masa itu. Untuk kata terakhir 'oyaji' (ayah), terdapat dua teori utama: yang pertama menyatakan bahwa kata ini awalnya merujuk pada ayah yang keras pada era otoritas patriarki yang kuat, sementara yang lain menyatakan bahwa itu adalah korupsi dari kata 'ooyamaji', yang berarti angin kencang atau topan.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.