Peribahasa / Kotowaza
始めあるものは必ず終わりあり
Segala sesuatu yang memiliki permulaan pasti akan berakhir.
Yang memiliki permulaan pasti memiliki akhir.
Jawaban Singkat
Segala sesuatu yang memiliki permulaan pasti akan berakhir.
- Gambaran Harfiah
- Yang memiliki permulaan pasti memiliki akhir.
- Pembanding Inggris
- All good things must come to an end.
- Cara Memakai
- Digunakan untuk mengakui ketidakkekalan segala sesuatu, seperti masa hidup sebuah perusahaan, kehidupan seseorang, atau durasi sebuah era. Dapat digunakan untuk menyarankan pentingnya menghargai momen saat ini.
Arti
Pepatah ini mengajarkan bahwa setiap proses atau eksistensi yang dimulai pasti akan mencapai akhir. Sama seperti kehidupan yang menuju kematian dan kemakmuran yang diikuti oleh kemerosotan, ini berfungsi sebagai pengingat bahwa segala sesuatu berubah dan tidak ada di dunia ini yang bertahan selamanya.
Gambaran Harfiah
Yang memiliki permulaan pasti memiliki akhir.
Padanan Inggris
All good things must come to an end.
Nothing lasts forever.
Cara Memakai
Digunakan untuk mengakui ketidakkekalan segala sesuatu, seperti masa hidup sebuah perusahaan, kehidupan seseorang, atau durasi sebuah era. Dapat digunakan untuk menyarankan pentingnya menghargai momen saat ini.
Nuansa
Reflektif dan filosofis.
Contoh
どんなに優れた企業でも、「始めあるものは必ず終わりあり」という言葉があるように、永遠に続くことはない。
Seberapa pun hebatnya sebuah perusahaan, seperti pepatah 'segala sesuatu yang berawal pasti akan berakhir', perusahaan tersebut tidak akan bertahan selamanya.
人生も同じで、「始めあるものは必ず終わりあり」だからこそ、今を精一杯生きることが大切だ。
Hidup pun demikian; karena 'segala sesuatu yang berawal pasti akan berakhir', penting bagi kita untuk menjalani momen saat ini dengan sebaik-baiknya.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Pepatah ini menggunakan kosakata seperti 'awal' dan 'akhir', membuat makna harfiahnya jelas. Struktur 'aru mono' (mereka yang memiliki) adalah pola tata bahasa formal namun mudah dipahami.
始め
はじめ / hajime
permulaan / awal
終わり
おわり / owari
akhir
必ず
かならず / kanarazu
pasti / tanpa gagal
もの
mono
sesuatu / orang
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Pastikan nadanya reflektif; menggunakannya untuk mengabaikan kehilangan seseorang dapat terdengar tidak peka.
Risiko Keliru
Meskipun makna harfiahnya adalah tentang waktu, pepatah ini terutama digunakan untuk membahas siklus hidup entitas (seperti bisnis) atau kehidupan, bukan peristiwa harian yang sepele.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Ungkapan ini berasal dari literatur klasik Tiongkok "Yangzi Fangyan" (揚子法言). Ini menyampaikan gagasan bahwa segala sesuatu berada dalam keadaan perubahan yang terus-menerus dan tidak dapat tetap sama selamanya.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.