KOTOWAZA.JEPANG.ORG

Peribahasa / Kotowaza

大隠は朝市に隠る

BacaanだいいんはちょうしにかくるRomajidaiin wa choshi ni kakuru

Pertapa sejati tidak perlu mengasingkan diri ke gunung, tetapi tetap tenang meski di tengah keramaian kota.

Pertapa besar bersembunyi di pasar pagi

Jawaban Singkat

Pertapa sejati tidak perlu mengasingkan diri ke gunung, tetapi tetap tenang meski di tengah keramaian kota.

Gambaran Harfiah
Pertapa besar bersembunyi di pasar pagi
Cara Memakai
Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menjalani gaya hidup filosofis atau tenang meski tinggal atau bekerja di lingkungan modern yang sibuk.

Arti

Peribahasa ini mengajarkan bahwa ketenangan batin bergantung pada kondisi internal seseorang, bukan lingkungan fisik. Jika pertapa biasa menjauh ke alam liar untuk menghindari gangguan, "pertapa besar" telah mencapai tingkat kebijaksanaan yang memungkinkannya hidup tenang di tengah kebisingan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang benar-benar menguasai dirinya tidak akan terpengaruh oleh lingkungannya.

Gambaran Harfiah

Pertapa besar bersembunyi di pasar pagi

Cara Memakai

Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menjalani gaya hidup filosofis atau tenang meski tinggal atau bekerja di lingkungan modern yang sibuk.

Nuansa

Sastra dan filosofis.

Contoh

01

彼は超有名企業の役員でありながら、いつも穏やかに庶民生活を楽しんでいる。大隠は朝市に隠るとはこのことだ。

Meski menjabat sebagai eksekutif di perusahaan ternama, ia selalu menikmati kehidupan rakyat biasa yang tenang. Ia benar-benar mewujudkan pemikiran bahwa pertapa besar bersembunyi di pasar.

02

禅僧が必ずしも山中に籠もる必要はない。大隠は朝市に隠るで、街中の寺で淡々と修行する道もある。

Seorang biksu Zen tidak harus mengurung diri di pegunungan. Seperti kata orang, pertapa besar bersembunyi di pasar; ada juga jalan untuk berlatih dengan tenang di kuil di tengah kota.

03

派手なSNSを離れ、都会のカフェで静かに本を読む彼の姿は、大隠は朝市に隠るを地で行っている。

Meninggalkan gemerlap media sosial demi membaca buku dengan tenang di kafe kota, ia menjalani peribahasa bahwa pertapa besar bersembunyi di pasar.

Catatan Belajar

Kosakata Kunci

Perkiraan LeveladvancedKeyakinan: Tinggi
Estimasi, bukan daftar resmi JLPT

Peribahasa ini menggunakan kosakata sastra (daiin, choshi) dan akhiran kata kerja klasik 'kakuru', menjadikannya sangat idiomatik dan formal.

大隠

だいいん / daiin

pertapa besar; orang yang benar-benar tercerahkan

朝市

ちょうし / choshi

pasar pagi; tempat pasar yang sibuk

隠る

かくる / kakuru

bersembunyi; hidup dalam kesendirian (bentuk klasik)

Profil Pemakaian

SastrawiMerendahkan hati

Catatan pemakaian: Ini adalah ekspresi yang canggih; menggunakannya dalam percakapan yang sangat santai mungkin terkesan terlalu puitis atau kaku.

Risiko Keliru

Ini tidak berarti seseorang benar-benar bersembunyi dari hukum atau utang di pasar; ini merujuk pada kedamaian spiritual dan mental.

Bisa Dicari Sebagai

大隠は朝市に隠るだいいんはちょうしにかくるdaiin wa choshi ni kakurudaiinwachoshinikakurudaiin-wa-choshi-ni-kakuru

Kanji dalam Peribahasa

Peribahasa Terkait

Mirip市中の山居
Mirip和光同塵

Asal-usul

Ungkapan ini berasal dari baris dalam puisi 'Fan Zhaoyin Shi' (Puisi tentang Pertapaan Terbalik) karya penyair Dinasti Jin Timur, Wang Kangju: 'Pertapa kecil bersembunyi di perbukitan dan belukar, sedangkan pertapa besar bersembunyi di pasar pagi.' Hal ini mencerminkan inti filosofi Timur bahwa ketenangan batin ditemukan di dalam diri sendiri, bukan di lingkungan eksternal.

Index

Tema, Situasi, dan Tag

01

Tema

Pembelajaran dan KebijaksanaanWatak dan KebajikanKenyataan dan Penampilan
02

Situasi

Memberi Nasihat Hidup
03

Tag

🧠Filsafat🎌Budaya Jepang⚔️Hidup dan Kebijaksanaan Umum

Catatan Sumber

Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.

Diterbitkan
2026-05-10
Sumber 1: tomomi965.comTentang Sumber DataLaporkan Koreksi

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine