Peribahasa / Kotowaza
坊主丸儲け
Mendapatkan keuntungan besar tanpa modal awal atau investasi.
Keuntungan murni seorang biksu
Jawaban Singkat
Mendapatkan keuntungan besar tanpa modal awal atau investasi.
- Gambaran Harfiah
- Keuntungan murni seorang biksu
- Cara Memakai
- Digunakan saat menggambarkan model bisnis atau situasi dengan biaya awal nol atau minimal. Kadang-kadang digunakan dengan nuansa sinis atau ironis mengenai kemudahan dalam mendapatkan uang.
Arti
Ungkapan ini didasarkan pada pengamatan bahwa biksu atau pendeta Buddha tidak perlu membeli stok barang atau inventaris, sehingga pendapatan mereka dianggap sebagai keuntungan murni. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan bisnis atau situasi di mana penghasilan menjadi keuntungan utuh karena tidak adanya biaya material.
Gambaran Harfiah
Keuntungan murni seorang biksu
Cara Memakai
Digunakan saat menggambarkan model bisnis atau situasi dengan biaya awal nol atau minimal. Kadang-kadang digunakan dengan nuansa sinis atau ironis mengenai kemudahan dalam mendapatkan uang.
Nuansa
Membawa sentuhan ironi atau perspektif sinis terkait anggapan kurangnya upaya atau biaya dalam suatu profesi.
Contoh
坊主丸儲けとは言うが、実際にはお寺の維持にも相当な費用がかかる。
Orang bilang itu keuntungan murni bagi biksu, tapi kenyataannya, memelihara kuil membutuhkan biaya yang cukup besar.
初期投資ゼロで始められるなんて、坊主丸儲けのような商売だ。
Bisa memulai dengan investasi awal nol benar-benar seperti bisnis keuntungan murni.
坊主丸儲けと揶揄されるが、修行の厳しさを知れば簡単に言えるものではない。
Meskipun diejek sebagai keuntungan murni bagi biksu, Anda tidak akan mengatakannya semudah itu jika mengetahui betapa beratnya pelatihan mereka.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Kata-katanya sendiri relatif sederhana, tetapi kata majemuk 'maru-mouke' dan penggunaan idiomatis terkait peran sosial menjadikannya kurang langsung bagi pemula.
坊主
ぼうず / bozu
Pendeta Buddha; biksu
元手
もとで / motode
Modal; dana; investasi awal
丸儲け
まるもうけ / marumouke
Keuntungan murni; keuntungan total
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Ungkapan ini bisa menyinggung jika digunakan secara langsung kepada atau tentang seorang biksu, karena menyiratkan bahwa mereka tidak bekerja untuk penghasilan mereka.
Risiko Keliru
Ini bukan sekadar tentang mencari uang; ini secara khusus mengacu pada situasi di mana tidak ada biaya untuk bahan atau stok.
Bisa Dicari Sebagai
Peribahasa Terkait
Asal-usul
Ungkapan ini berasal dari pengamatan sinis masyarakat bahwa biksu Buddha tidak perlu membeli inventaris atau stok, yang berarti sumbangan (obuse) yang mereka terima adalah keuntungan murni. Meskipun biksu sebenarnya menjalani pelatihan yang ketat dan kuil memiliki biaya pemeliharaan yang tinggi, ungkapan ini menekankan kurangnya biaya operasional material dibandingkan dengan perdagangan konvensional.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.