Peribahasa / Kotowaza
哀毀骨立
Menjadi sangat kurus dan lemah secara fisik karena duka yang amat mendalam hingga tinggal kulit pembalut tulang.
Hancur oleh duka hingga tulang-tulang menonjol
Jawaban Singkat
Menjadi sangat kurus dan lemah secara fisik karena duka yang amat mendalam hingga tinggal kulit pembalut tulang.
- Gambaran Harfiah
- Hancur oleh duka hingga tulang-tulang menonjol
- Cara Memakai
- Digunakan untuk menggambarkan transformasi fisik yang parah pada seseorang yang menderita duka atau kehilangan yang ekstrem.
Arti
Ungkapan ini menggambarkan keadaan duka cita yang sangat berat, terutama setelah kematian orang tua atau orang yang dicintai, di mana rasa sakit emosional yang intens merusak kesehatan fisik seseorang. Istilah ini menekankan kondisi kekurusan parah di mana tubuh menyusut hingga struktur kerangka menjadi menonjol. Ini menangkap kedalaman rasa kehilangan yang bermanifestasi sebagai kerapuhan fisik yang mendalam.
Gambaran Harfiah
Hancur oleh duka hingga tulang-tulang menonjol
Cara Memakai
Digunakan untuk menggambarkan transformasi fisik yang parah pada seseorang yang menderita duka atau kehilangan yang ekstrem.
Nuansa
Serius dan sastrawi; digunakan untuk menyoroti gravitasi penurunan emosional dan fisik seseorang.
Contoh
父を亡くした彼は、食事も喉を通らず、哀毀骨立といった有様で、周囲を心配させた。 彼女は最愛のペットを失った悲しみから、日ごとに痩せ衰え、まさに哀毀骨立の姿だった。
Setelah kehilangan ayahnya, dia tidak bisa makan dan jatuh ke dalam kondisi penurunan fisik akibat duka sehingga semua orang di sekitarnya merasa khawatir.
彼女は最愛のペットを失った悲しみから、日ごとに痩せ衰え、まさに哀毀骨立の姿だった。
Karena duka kehilangan hewan peliharaan kesayangannya, dia semakin kurus setiap harinya, tampak sangat merana karena kesedihan.
Catatan Belajar
Kosakata Kunci
Ini adalah idiom empat karakter (yojijukugo) yang menggunakan kanji formal dan struktur sastrawi yang khas dari asal-usul Tiongkok klasik.
哀
あい / ai
duka, kesedihan
毀
き / ki
merusak, menghancurkan
骨
こつ / kotsu
tulang
立
りつ / ritsu
berdiri, menonjol
Profil Pemakaian
Catatan pemakaian: Ini adalah ungkapan yang sangat berat; gunakan hanya ketika menggambarkan penurunan fisik yang ekstrem dan terlihat jelas akibat kehilangan.
Risiko Keliru
Ungkapan ini secara khusus merujuk pada kekurusan fisik yang disebabkan oleh duka, bukan sekadar penurunan berat badan secara atau penyakit yang tidak terkait dengan rasa sakit emosional.
Bisa Dicari Sebagai
Asal-usul
Ungkapan ini berasal dari bagian "Tindakan Kebajikan" (徳行) dalam Shishuo Xinyu (世説新語), sebuah koleksi anekdot yang disusun oleh Liu Yiqing selama dinasti Utara dan Selatan Tiongkok. Tercatat bahwa ketika Wang Rong dan He Qiao sama-sama berduka atas kematian orang tua mereka, He Qiao mengikuti semua ritual formal tetapi tetap sehat, sedangkan Wang Rong begitu terpukul oleh duka sehingga ia kurus kering hingga tinggal kulit pembalut tulang meskipun tidak mengikuti ritual formal dengan ketat. Liu Zhongxiong menjelaskan kepada kaisar (Kaisar Wu) bahwa sementara He Qiao menunjukkan "bakti yang hidup," Wang Rong menunjukkan "bakti sampai mati," yang menetapkan idiom ini sebagai deskripsi kondisi Wang Rong.
Index
Tema, Situasi, dan Tag
Tema
Situasi
Tag
Catatan Sumber
Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.