KOTOWAZA.JEPANG.ORG

Peribahasa / Kotowaza

井の中の蛙大海を知らず

BacaanいのなかのかわずたいかいをしらずRomajii no naka no kawazu taikai o shirazu

Merujuk pada seseorang yang berpikiran sempit atau kurang perspektif karena hanya mengetahui dunia kecil mereka sendiri.

Seekor katak dalam sumur tidak tahu tentang samudra luas.

Jawaban Singkat

Merujuk pada seseorang yang berpikiran sempit atau kurang perspektif karena hanya mengetahui dunia kecil mereka sendiri.

Gambaran Harfiah
Seekor katak dalam sumur tidak tahu tentang samudra luas.
Padanan Terdekat
Bagai katak dalam tempurung
Cara Memakai
Digunakan untuk mengkritik ketidaktahuan seseorang atau kurangnya pengalaman duniawi. Dapat juga digunakan sebagai refleksi diri ketika menyadari bahwa seseorang terlalu percaya diri karena perspektif yang sempit.

Arti

Peribahasa ini menggunakan metafora seekor katak yang hidup di dalam sumur untuk menggambarkan individu yang tidak menyadari luasnya dunia di luar pengalaman mereka yang terbatas. Orang seperti itu bersikap sombong atau merasa lebih unggul karena mereka kurang perspektif untuk menyadari betapa kecilnya pengetahuan mereka sebenarnya dibandingkan dengan realitas yang luas.

Gambaran Harfiah

Seekor katak dalam sumur tidak tahu tentang samudra luas.

Padanan Peribahasa

01
Dekat✓ Ditinjau

Bagai katak dalam tempurung

Peribahasa Indonesia yang memiliki arti hampir identik mengenai wawasan yang sempit.

Padanan Inggris

01
Dekat✓ Ditinjau

The frog in the well does not know the ocean.

Cara Memakai

Digunakan untuk mengkritik ketidaktahuan seseorang atau kurangnya pengalaman duniawi. Dapat juga digunakan sebagai refleksi diri ketika menyadari bahwa seseorang terlalu percaya diri karena perspektif yang sempit.

Nuansa

Dapat digunakan sebagai peringatan atau teguran yang sedikit kritis terhadap orang lain, atau sebagai pengakuan rendah hati atas keterbatasan diri sendiri.

Contoh

01

地元では一番だと思っていたが、全国大会で実力の差を痛感した。井の中の蛙大海を知らずだった。

Saya pikir saya yang terbaik di kampung halaman, tetapi saya menyadari kesenjangan kemampuan di turnamen nasional. Saya hanyalah katak dalam sumur.

02

海外に出て初めて、自分がいかに視野が狭かったか気づいた。井の中の蛙大海を知らずとはこのことだ。

Baru setelah saya pergi ke luar negeri, saya menyadari betapa sempitnya perspektif saya. Inilah tepatnya yang dimaksud dengan 'katak dalam sumur'.

03

井の中の蛙大海を知らずにならないよう、広い世界を見る経験を積みたい。

Saya ingin menimba pengalaman melihat dunia yang lebih luas agar tidak menjadi seperti katak dalam sumur.

Catatan Belajar

Kosakata Kunci

Perkiraan LevelN1Keyakinan: Tinggi
Estimasi, bukan daftar resmi JLPT

Menggunakan akhiran negatif klasik 'shirazu' dan kata kuno 'kawazu' untuk katak. Meskipun kanji masing-masing mudah dipahami, tata bahasa dan ungkapan sastranya menjadikannya ekspresi tingkat lanjut.

い / i

sumur

かわず / kawazu

katak (kuno/sastra)

大海

たいかい / taikai

samudra luas

知らず

しらず / shirazu

tidak tahu (negasi klasik)

Profil Pemakaian

NetralPeringatanMerendahkan hatiMenasihati

Catatan pemakaian: Menggunakan ini untuk menggambarkan orang lain dapat terdengar sangat merendahkan. Lebih aman menggunakannya untuk refleksi diri.

Risiko Keliru

Jangan gunakan ini hanya untuk mengartikan seseorang itu 'kecil'; ini secara khusus merujuk pada kurangnya kesadaran akan dunia yang lebih luas karena lingkungan mereka yang sempit.

Bisa Dicari Sebagai

井の中の蛙大海を知らずいのなかのかわずたいかいをしらずi no naka no kawazu taikai o shirazui-no-naka-no-kawazu-taikai-o-shirazui no naka no kawazu taikai wo shirazuinonakanokawazutaikaioshirazui-no-naka-no-kawazutaikai-wo-shirazui no naka no kawazutaikai wo shirazu

Kanji dalam Peribahasa

Peribahasa Terkait

Mirip井底の蛙Merujuk pada seekor katak di dasar sumur.
Mirip夏の虫氷を笑うMerujuk pada seseorang yang kurang pengalaman tentang hal-hal di luar musim atau dunianya sendiri.
Mirip坎井の蛙
Mirip夏の虫雪を知らず
Mirip燕雀は天地の高きを知らず
Mirip尺沢の鯢
Mirip針の穴から天上覗く
📝Sumber dan Asal-usul

Ungkapan ini berasal dari bab 'Banjir Musim Gugur' (Qiu Shui/秋水) dari kitab Zhuangzi (荘子). Ini menampilkan fabel di mana seekor katak yang hidup di dalam sumur membual tentang rumahnya kepada seekor penyu dari Laut Timur. Penyu tersebut menggambarkan luas dan dalamnya lautan, membuat katak tersebut terpana oleh perspektifnya sendiri yang sempit. Bagian lain dari teks tersebut menyebutkan dewa Sungai Kuning, Hebo (河伯), yang menjadi rendah hati setelah melihat luasnya laut dan berbicara dengan dewa laut Ruo (若).

📝Tambahan Modern

Pada zaman modern, baris tambahan terkadang ditambahkan pada peribahasa ini, seperti '...tapi mereka tahu kedalaman sumur' (saredo sono fukasa o shireri) atau '...tapi mereka tahu birunya langit.' Tambahan ini menunjukkan bahwa pengetahuan khusus atau mendalam di bidang yang sempit juga memiliki nilai. Namun, ini adalah temuan belakangan dan tidak muncul dalam sumber klasik aslinya.

Index

Tema, Situasi, dan Tag

01

Tema

Pembelajaran dan KebijaksanaanSifat ManusiaKenyataan dan Penampilan
02

Situasi

Mengajarkan Kerendahan HatiMemperingatkan SeseorangMemberi Nasihat Hidup
03

Tag

🐾Hewan dan Alam⚔️Hidup dan Kebijaksanaan Umum🎌Budaya Jepang

Catatan Sumber

Dari mana data entri ini berasal? Tautan rujukannya tercantum di bawah. Untuk cara membaca bagian ini, lihat Sumber Data.

Diterbitkan
2019-09-24
Diperbarui
2026-05-08
Sumber 1: tomomi965.comTentang Sumber DataLaporkan Koreksi

Bagikan

XFacebookWhatsAppTelegramLine